Kelangkaan Chip TSMC Akan Membuat Ponsel Dan Mobil Lebih Mahal

  • Home
  • Fix-Tory
  • Kelangkaan Chip TSMC Akan Membuat Ponsel Dan Mobil Lebih Mahal

Walaupun saat ini banyak ponsel baru bermunculan di pasaran, ternyata pasokan chip masih terbatas. TSMC, celaku industry chip terbesar di dunia melaporkan kelangkaan chip akan berlangsung sampai 2022. Tentunya yang terkena dampak bukan hanya ponsel. Mulai dari laptop, tablet, sampai mobil juga terkena imbasnya. Hasilnya ada dampak yang harus siap diterima oleh para konsumen.

Dikutip dari CEO TSMC, Wei Zehjia, melalui Gizchina dilaporkan kelangkaan ini tentunya karena pandemic Covid-19. Mulai dari tenaga kerja sampai kerja di lapangan harus dibatasi untuk mengurangi penyebaran virus tersebut. Dengan adanya hal ini TSMC mengungkapkan banyak pelanggannya yang mengurangi pemesanan.

Hal ini tidak hanya berdampak ke gawai seperti laptop, ponsel, dan tablet saja. Tapi juga dunia otomotif. Karena saat ini mobil elektrik sedang dikembangkan pesat untuk mengganti mobil dengan bahan bakar konvensional.

Saat ini TSMC memang sudah membangun berbagai fasilitas baru dan menambah pekerja. Untuk melakukannya, TSMC sudah menggolontorkan dana sampai 100 milliar USD atau sebanding dengan Rp 1,45 Triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi sampai 3 tahun kedepan.

Kelangkaan chip yang terjadi berdampak harga produk di pasaran akan naik. Hal ini diprediksi TSMC akan berlangsung sampai 2022 mendatang.

Huawei berkomentar mengenai kejadian ini ada sangkut pautnya dengan Amerika Serikat. Karena selain memang sedang ada pandemic, juga Amerika Serikat membatasi berbagai bisnis perusahaan Cina. Karena tidak dapat dipungkiri memang Cina juga banyak berkontribusi dalam chip yang ada di seluruh dunia.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *