MacBook Air 2018 Dengan Material 100% “Bekas”

  • Home
  • Fix-View
  • MacBook Air 2018 Dengan Material 100% “Bekas”

Sudah 10 tahun Apple mempertahankan desain Macbook Air. Banyak yang mencibir, banyak juga yang masih menyukainya. Karena desainnya yang ikonik dan sleek.Kritikan pedas dating terus karena selama 10 tahun masih menggunakan desain body dan layar yang itu-itu saja. Tapi akhirnya desain peninggalan Steve Jobs ini dirombak total menjadi lebih modern dan sangat menggoda dibanding pendahulunya.

Yap diperhelatan acara Apple kemarin, selain memperkenalkan iPad yang ikut dirombak. Apple memperkenalkan Macbook Air 2018. Hadir dengan warna silver, space gray, dan gold dengan desain yang lebih tipis dan lebih ringan. Macbook Air ini hadir dengan Retina display, touch ID dan butterfly keyboardgenerasi 3. Dan yang lebih mengejutkan, Macbook air ini dibuat dari 100 % aluminium yang didaur ulang. Yang membuatnya menjadi Macbook paling ramah lingkungan.

Layar 13.3 incinya memiliki retina display yang resolusinya 4 kali lebih besar dibanding pendahulunya. Membuat warna yang dihasilkan lebih tajam dan jernih. Apple menklaim warna yang dihasilkan 48% lebih akurat dibanding sebelumnya dan 50% bezelnya lebih tipis.

Macbook ini memiliki TouchID dibagian ujung atasnya. Yang memudahkan untuk membuka keamanan, membeli aplikasi dan keamanan lainnya. Keamanan ini juga ditopang dengan Apple T2 chip generasi kedua yang membuat keamanannya lebih tinggi.

Keyboard yang disemat juga memiliki peningkatan dibanding sebelumnya. Butterfly keyboard gen-3ini lebih akurat dan tidak berisik seperti sebelumnya. Masih tetap mempunyai backlityang bias diatur. Walapun sebagian orang agak tidak menyukai karena key travelyang tipis, tapi Apple mengatakan akan terbiasa akan hal ini dan membuat pengetikan lebih cepat.

Macbook Air 2018 ini juga turut membawa fitur yang ada di iPhone 7 dan 8. Yaitu force touch trackpadyang memiliki mekanisme 3D touch.Mekanisme ini membuat trackpad tidak seperti biasanya yang bias di “klik”. Tapi memberikan sensasi getaran kepada jari. Dan ukuran trackpadini 20% lebih besar dibanding pendahulunya. Membuat lebih nyaman jika digunakan untuk editingdan lainnya.

Jeroannya juga di perbarui lebih gahar. Memakai chip intel i5 generasi 8 yang irit daya dengan pemakaian sampai 12 jam. RAM yang disemat bisa sampai 16GB. Pengguna juga diberikan pilihan penyimpanan SSD dari 128GB sampai 1.5TB yang bisa dipesan kustomisasi di situs Apple.

Dan teman-teman Fixme harus menyiapkan dongle, karena Macbook ini hanya memiliki dua port thunderbolt generasi 3. Paling “murah” Macbook ini dipatok dengan harga 1.199 USD. Atau setara dengan kurang lebih Rp 17jutaan. Jika ingin penyimpanan sampai 1.5TB harus menambah sebanyak 1.200 USD. Yap seperti membeli 2 Macbook air 2018. Karena SSD memang harganya cukup mahal.

Macbook ini sudah bisa dipesaan secara pre-order melalui situs Apple untuk daerah Amerika. Belum ada kabar kapan akan masuk ke Indonesia.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *