Lebih Baik Magisk Atau SuperSU ?

Rooting di ponsel Android saat ini masih banyak dilakukan. Metodenya cukup beragam, tapi intinya saat ini ada dua manajemen root yang selalu dipakai. Yang sudah ada dari dulu adalah SuperSU dan satu adalah Magisk Manager. Keduanya memiliki fungsi dasar yang sama, tapi ada beberapa perbedaan penting yang harus diperhatikan.

SuperSU

Sistem manajemen root ini sudah ada sejak Android baru diluncurkan. SuperSU ini memiliki pekerjaan yang cukup simple dibanding magisk. Dia hanya bekerja mengizinkan perintah atau suatu aplikasi masuk akses root atau tidak. Tapi tentunya ada kekurangan dan kelebihan tersendiri.

SuperSU ini memiliki prinsip memodifikasi sistem boot. Sehingga melakukan modifikasi sampai sistem yang dalam.

Kelebihan :

  • Sangat mudah digunakan. Karena tidak memiliki pengaturan rumit. Pada dasarnya hanya mengatur setiap aplikasi atau perintah untuk diizinkan atau tidak masuk akses root Android.
  • Penginstalan mudah
  • Mendukung akses Root Android versi lama

Kekurangan :

  • Tidak mendukung versi Android terbaru. Karena pengembangannya sudah dihentikan
  • Jika ada salah saat proses root akan sulit untuk dikembalikan, kecuali lewat flashing sistem
  • Fungsionalitas terbatas
  • Jika Root ingin disembunyikan harus ada aplikasi tambahan dan prosesnya cukup rumit.

Magisk Manager

Sistem manajemen root ini memang bisa dikatakan pemain baru dibanding SuperSU. Sampai saat ini Magisk adalah sistem manajemen root yang kemungkinan besar masih akan didukung sampai Android 10 keatas. Tapi tetap memiliki beberapa catatan.

Magisk manager ini melakukan proses rooting tidak terlalu dalam atau lebih dikenal dengan system less. Tidak memodifikasi sistem boot seperti SuperSU.

Kelebihan :

  • Bisa menyembunyikan root tanpa aplikasi tambahan. Tapi tetap ada beberapa aplikasi yang sensitive, walaupun root sudah disembunyikan.
  • Mendukung versi Android terbaru
  • Banyak module tambahan yang bisa diunduh di magisk manager sendiri. Module tersebut banyak memiliki fungsi menarik yang sangat berguna.
  • Jika ada kesalahan saat proses root lebih mudah dikembalikan dibanding supersu.

Kekurangan :

  • Tidak mendukung versi Android jadul
  • Pemasangan relative rumit dibanding supersu
  • Penggunaan cukup rumit. Karena memiliki banyak pengaturan dan fungsi.
  • Tidak semua module cocok di suatu ponsel. Pengguna harus lebih belajar karena untuk menghidari kerusakan sistem. Tapi tentunya tidak akan masalah jika memang tidak membutuhkan module-module yang memang tidak wajib dipasang.

Masing-masing manajemen root ini memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Yang pasti untuk melakukan root harus siap setiap konsekuensinya. Baik sebelum pengerjaan atau sesudah pengerjaan. Jika memang ragu untuk melakukan proses rooting walau sudah membaca tutorial di berbagai sumber, bisa gunakan jasa FIXME.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *