Kamera 100MP Apa Pasti Lebih Baik Dibanding 12MP?

  • Home
  • Fix-Tory
  • Kamera 100MP Apa Pasti Lebih Baik Dibanding 12MP?

Resolusi kamera ponsel saat ini semakin besar. Tercatat sensor Samsung dengan resolusi 108MP adalah resolusi kamera ponsel terbesar untuk saat ini. Tapi tidak sedikit juga yang masih menggunakan kamera dengan resolusi kisaran 12MP. Sebenarnya apa perbedaan kedua resolusi ini? Apakah hanya berbeda di aspek ukuran besar dan kecil saja pada gambar?

Ponsel dengan resolusi 100MP saat ini semakin banyak. Tercatat paling baru ada dari Xiaomi dengan kamera 108MP di seri Redmi Note terbarunya, yang dipatok dengan harga kisaran Rp 3.5 jutaan saja. Tapi di sisi lain, Apple masih setia dengan resolusi 12MP saja di ponsel yang menyentuh Rp 10 jutaan. Bagaimana kita memilih ini?

Kualitas kamera itu bergantuk kepada lapisan CMOS, lensa, dan algoritma. Jumlah dari pixel tidak berhubungan dengan CMOS, hanya memiliki pengaruh terhadap kepadatan gambar saja. Memang lebih besar resolusi, berarti lebih detail. Tapi kualitas gambar tetap bergantung terhadap jenis lensa. Jadi memang jumlah resolusi sampai 100MP itu hanya gimmick belaka.

Resolusi 100MP memang masih kalah dengan beberapa resolusi kamera dibawahnya dalam hal kualitas. Tapi tidak dapat dipungkiri, angka 100 ini menjadi daya Tarik tersendiri dibanding kamera lain. Jadi memang ada perbedaan strategi dimana biasanya vendor yang mengedepankan resolusi itu lebih mencari para penggunanya dengan angka. Berbeda dengan vendor-vendor yang masih menerapkan kamera resolusi kecil, namun meningkatkan kualitas di dalamnya. Dari luar terlihat kecil, tapi jika sudah dicoba akan mampu bersaing dengan resolusi diatasnya.

Memang ada ponsel dengan resolusi 108MP mampu menghasilkan gambar bagus, seperti Samsung S20 Ultra, Mi 10 Ultra, atau lainnya. Tapi hal ini bukan karena resolusinya, tapi karena algoritma software dan konfigurasi lain selain resolusi yang dibalut apik.

Jadi kedepannya tidak perlu ambil pusing mengenai resolusi kamera. Cukup perhatikan jenis lensa apa yang dipakai di suatu ponsel. Dan untuk mengetahui algoritma bagus atau kurang bagus memang sulit, tapi bisa ditebak dengan target pasar suatu ponsel tersebut. Katakanlah ada dua ponsel memakai kamera 64MP dari Sony. Yang satu adalah ponsel gaming dengan chipset Snapdragon 865, yang lainnya adalah ponsel flagship premium yang memakai chipset yang sama. Bisa ditebak hasil kamera akan lebih baik di ponsel flagship premium tersebut. Ponsel gaming pasti akan memiliki algoritma yang lebih mengedepankan performa bermain game dibanding kamera.



1 Comment

avatar

Wow, amazing blog format! How lengthy have you been blogging for?
you made running a blog look easy. The overall glance of your website is wonderful, as
neatly as the content material! You can see similar
here e-commerce

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *