Haruskah Menutup Kamera di Laptop ?

Saat ini privasi di dunia maya semakin riskan untuk dibobol. Untuk mencegah privasi disalahgunakan, banyak orang yang menutup kamera di laptopnya. Hal ini dikhawatirkan kamera dibobol dan merekam kita secara diam-diam. Tapi apakah memang harus menutup kamera atau webcam di sebuah laptop?

Jika mempertanyakan apakah hacker membobol kamera laptop itu adalah hal yang sangat mungkin dilakukan. Tidak sedikit orang yang selalu membuka laptop walaupun tidak digunakan. Jadi jika kamera laptop dibobol, sangat riskan jika kegiatan kita akan terekam.

Hal ini bukan semata-mata berdasarkan film dan menjadi paranoid yang tidak jelas. Dikutip dari the Readers, pada tahun 2014 FBI yang menjalankan operasi terbesar dunia cyber, telah berhasil menangkap hacker webcam lebih dari 12 negara. Program mereka ini dinamakan “Blackshades.” Tentu para hacker bukan hanya merekam kegiatan pribadi pengguna laptop, tapi juga merekam apa yang pengguna ketik di laptopnya. Jadi data pribadi seperti password, email sensitive, dan lainnya bisa tercuri.

Kabarnya memang untuk menangkap para hacker, FBI juga rupanya menggunakan hal sama yaitu membobol webcam laptop yang sedang diawasi.

Pimpinan peneliti F-Secure, salah satu antivirus terbaik di dunia, mengungkapkan memang banyak virus trojan yang mengincar kamera untuk disusupi. Jadi kamera tidak hanya dicoba dibobol langsung oleh hacker, tapi juga ada bantuan virus yang tersebar di seluruh dunia maya.

Jadi memang sangat dianjurkan untuk menutupi kamera atau webcam kita. Walaupun laptop saat ini memiliki cahaya kecil untuk menandakan kamera menyala, tapi sebenarnya hal itu bisa dimatikan. Hacker dan virus masih bisa mengakses webcam tanpa menyalakan lampu kecil tersebut.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *