Font Yang Paling Dibenci Di Dunia

Comic sans adalah jenis font yang paling sering dipakai di dunia. Bahkan Vatican memakai font comic sans untuk mengetik dokumen “serius”  untuk menghormati paus terakhir. Tapi sebagai font yang sering dipakai, comic sans ini banyak dibenci dan diejek.

Vincent Connare menjelaskan bagaimana dia bisa membuat font paling digemari di dunia pada tahun 2009

Untuk sebagian orang ketika membaca tulisan, baik itu online ataupun offline tidak akan menyadari jenis font tulisan yang ditulis. Tapi untuk sebagian orang juga penulisan menggunakan suatu font menjadi sebuah penilaian tersendiri.

Contohnya ada beberapa bar sushi dengan menu makanan yang sama. Bar pertama menyajikan sushi dengan di pampang tulisan dengan font sambung klasik seperti font Vivaldi. Bar satunya bertuliskan dengan menggunakan font yang ditulis seperti kaligrafi jepang. Bar manakah yang terlihat lebih authentic? Pasti bar yang menulis dengan menggunakan font seperti kaligrafi jepang.

Font Comic Sans tidak memulai hidupnya untuk dibenci dan ditertawakan seperti di komik. Vincent Cannare, yang bekerja di Microsoft dengan gelar “typographic engineer” menciptakan huruf pada tahun 1995 untuk digunakan dalam balon dialog di Microsoft’s Movie Maker. Banyak perdebatan desainer apakah font ini adalah yang terbaik yang tersedia untuk tujuan itu. Font komputer untuk balon ucapan sering kali terlihat seperti huruf tulisan tangan. Kartun menggunakan dialog di balon untuk menunjukkan karakter berbicara, seperti dalam kartun ini yang menggunakan Comic Sans sebagai font dan humor:

Satu alasan besar: orang menggunakan Comic Sans di mana-mana tanpa banyak berpikir atau peduli. Comic sans banyak dipilih karena gayanya yang tidak terlalu formal dan tidak terlalu “cuek”. Walau tidak dijadikan standar tetap dalam penulisan suatu karya ilmiah , skripsi dan tulisan formal lainnya. Font ini kerap dijadikan pilihan jika memang yang akan ditulisnya itu tidak ada standar font yang harus dipakai.

Perancang Comic Sans, Vince Connare, tidak menyebut dirinya sebagai type designer. Dia menyebut dirinya type technician. Sebelum Microsoft, ia bekerja pada Ikarus, Intellifont dan TrueType tim untuk Agfa / Compugraphic dan Apple pada upaya awal untuk mengkonversi font cetak agar tampil baik di layar komputer. Proyek digital awal ini rumit dan sulit dicapai.

Comic Sans bukan font gratis. Ini tersedia karena Apple dan perusahaan lain membayarnya untuk menggunakan font di browser web atau sistem operasi yang ada.

Jika teman-teman Fixme mencari di Google “worlds most hated font” Comic Sans muncul setidaknya di 10 hasil pencarian teratas. Sama untuk Yahoo !, Bing, dan Duck Duck Go search engine.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *