4 Hal Yang Membuat Baterai Smartphone Cepat Rusak

  • Home
  • Fix-Tips
  • 4 Hal Yang Membuat Baterai Smartphone Cepat Rusak

Tidak bisa dipungkiri dari tahun ke tahun ketergantungan gadget semakin kuat di berbagai lapisan masyarakat. Baik itu smartphone , laptop ataupun PC. Selain karena perkembangan teknologi yang tidak ada habisnya, juga karena penggunaan gadget khususnya smartphone sangat erat dengan pekerjaan yang ada saat ini. Dengan berbagai fitur dan ukuran daya baterai, tidak sedikit banyak orang yang mengeluh masalah baterai smartphone mereka yang cepat habis. Nah kali ini Fixme akan memberikan tips bagaimana merawat baterai smartphone teman-teman Fixme supaya lebih awet ! Yang pasti sebelum membaca tips-tips ini, harus sudah hilang kepercayaan tentang baterai ponsel baru yang di beli harus di charge 6 jam atau semalaman.

1. Jangan download aplikasi pengirit baterai

Baik iOS atau android banyak aplikasi pengirit baterai dari berbagai pengembang. Dari bintang 5 sampai 1. Tapi dari pengembang dan rating seperti apapun, tidak ada yang namanya pengirit baterai. Aplikasi pengirit baterai tersebut hanya mengatur sistem jikalau aplikasi terlalu banyak dibuka , mendeteksi aplikasi yang menguras banyak daya ataupun menyalakan fitur mode irit daya yang sudah ada di smartphone tersebut. Jadi aplikasi-aplikasi pengirit baterai yang ada hanya memonitor saja. Bukan sebagai pengirit baterai. Dan efek sebenarnya dari aplikasi seperti ini adalah smartphone teman-teman fixme menjadi lebih berat kerjanya. Karena setiap waktu dipantau oleh aplikasi tersebut.

Jadi tidak perlu memasang aplikasi seperti ini. Karena pada dasarnya smartphone sudah cerdas sistemnya karena di barengi hardware dan software yang sudah di optimalkan.

2. Tidak menginstal aplikasi untuk mempercepat performa

Aplikasi seperti ini banyak juga dan sistem kerjanya hampir sama seperti aplikasi pengirit baterai. Karena performa sangat dekat kaitannya dengan konsumsi daya. Tapi aplikasi ini “lebih ganas” dibandingkan dengan aplikasi pengirit baterai. Dan seringnya aplikasi seperti ini membasmi aplikasi-aplikasi yang memang banyak memakan RAM. Tapi aplikasi seperti ini juga padahal memakan RAM juga. Jadi aplikasi ini seperti gali lubang-tutup lubang. Selain memakan RAM dan daya baterai . Aplikasi sejenis ini mempunyai tujuan lain, yaitu iklan.

3. Tidak sering menutup aplikasi

Banyak yang berpendapat aplikasi semakin banyak dibuka maka harus rajin di tutup agar baterai semakin irit. Itu adalah anggapan yang sangat salah.

Memang membuka banyak aplikasi menguras RAM dan daya baterai. Tapi teman-teman Fixme tidak usah rajin-rajin menutup semua aplikasi yang telah di buka tersebut. Cukup menutup aplikasi yang jarang dipakai. Jangan tutup aplikasi yang sering dipakai juga.

Aplikasi di smartphone sistem kerjanya sama dengan barang elektronik sehari-hari. Untuk pemakaian pertama saat akan dinyalakan akan lebih menguras daya dibanding ketika sudah dinyalakan. Ketika aplikasi sudah dijalankan, konsumsi daya akan stabil. Itu kenapa setiap pertama membuka suatu aplikasi, waktunya sedikit lebih lama dan kadang terjadi sedikit lag/freeze.

4. Tidak memakai smartphone sampai mati dan tidak mencharge sampai 100%

Mungkin sudah banyak yang tahu jika sering memakai barang elektronik sampai baterai 0% atau sampai mati buruk untuk baterainya. Tapi sebenarnya saat charge smartphone juga tidak baik untuk charge sampai 100%. Mungkin untuk smartphone sekarang sudah bisa agak tenang karena sudah memiliki keamanan tersendiri jika daya sudah penuh. Baik dari prosesor tersebut maupun dari baterainya. Tapi tetap, baik smartphone teman-teman fixme terbaru dan memiliki keamanan tersebut atau smartphone jadul dengan tidak punya hal itu. Mencharge smatphone sampai 100% bisa mengurangi umur dari baterai.

Setiap baterai memiliki umur yang di sebut battery cycle yang akan berkurang setiap pengguna mencharge sampai 100. Setiap baterau tentunya memiliki cycle masing-masing. Tergantung jenis dan kapasitasnya. Dan memang ada caranya juga untuk mengecek battery cycle smartphone kita sudah berapa ( nanti akan di share artikel tentang ini ). Tapi terlepas mencari tahu berapa cycle baterai, lebih bijak untuk mencharge smartphone tidak sampai 100% untuk meminimalisir berkurangnya umur/cycle baterai kita. Jadi teman-teman Fixme bisa mencharge smartphonenya di sekitar 90-99%.

Jadi secanggih apapun smartphone teman-teman Fixme tetap dibutuhkan pemakaian yang cerdas juga supaya lebih awet. Ditunggu yaa tips berikutnya !



1 Comment

avatar

[…] beberapa hal yang harus diperhatikan selain tidak memasang dan melakukan hal ini untuk merawat baterai smartphone supaya lebih awet khususnya dalam proses isi daya. Walaupun […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *